Bagaimana Teknologi Merevolusi Peredaran Narkoba


Revolusi Industri Digital dan Internet atau yang lebih dikenal sebagai revolusi industri 3.0, mendorong manusia untuk beralih menggunakan teknologi digital.

Baik dalam bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain, maupun dalam hal mendapatkan informasi dan mendapatkan suatu barang yang diinginkan.

Kemudahan-kemudahan inilah yang mendorong peningkatan yang signifikan dalam hal penggunaan Internet di dunia, dalam kurun waktu dua dekade terakhir.

The Story of Darkweb

Dalam perkembangannya, internet tidak hanya dibutuhkan oleh masyarakat sipil saja.

Akan tetapi internet juga dibutuhkan oleh instansi militer yang membutuhkan kerahasiaan dan anonimitas dalam penggunaannya.

Inilah yang mendorong pemerintah Amerika Serikat melalui sebuah lembaga di angkatan laut mereka, yaitu Naval Research Laboratory untuk membangun sebuah jaringan baru yang dinamakan sebagai Darknet.

Pada dasarnya Darknet merupakan sebuah jaringan onion routing, dimana dua komputer dapat berkomunikasi secara anonim.

Melalui overlay network yaitu sebuah jaringan yang dibangun diatas jaringan lainnya. Dinamakan onion atau bawang karena dalam prosesnya perjalanan dari satu rute ke rute lainnya dibungkus oleh enkripsi berlapis yang diibaratkan sebagai kulit bawang.

Akan tetapi, jika jaringan ini digunakan oleh otoritas pemerintahan saja, akan menimbulkan kecurigaan dan sangat mudah dilacak bahwa yang menggunakan jaringan adalah instansi militer.

Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, Darknet dipublikasikan untuk digunakan oleh masyarakat umum dengan nama The Onion Routing atau biasa dikenal sebagai TOR. Untuk mengaksesnya, dibutuhkan sebuah aplikasi dan autentifikasi khusus.

Setelah kemunculan TOR, banyak darknet serupa yang diluncurkan, yang pada dasarnya sama-sama memberikan anonimitas pada penggunanya.

Tidak seperti lapisan internet yang sering dikunjungi oleh orang pada umumnya, yaitu surface web yang dapat diartikan sebagai jaringan situs-situs yang tidak diindeks dan tidak dapat dicari melalui mesin pencari seperti Google maupun Bing.

Ternyata darknet sendiri merupakan sebuah bagian kecil dari yang dinamakan sebagai Deep Web. Banyak dari masyarakat umum keliru dalam membedakannya.

Deep web merupakan lapisan internet sering kita akses sehari-hari tanpa kita sadari.

Contohnya seperti ketika melakukan transaksi bank secara online, melakukan autentifikasi sosial media untuk log-in, dan situs-situs lain yang tidak dapat kasat mata dicari oleh mesin pencari.

Bahkan terdapat sebuah studi yang menyatakan bahwa jumlah deep web 400-500 kali lebih besar dari surface web.

Dari jumlah yang sangat besar tersebut, terdapat sebuah bagian yang menggunakan jaringan Darknet yang disebut sebagai Darkweb, pada dasarnya darkweb merupakan situs-situs yang berdiri diatas jaringan darknet dan berada di deepweb.

Secara garis besar, darkweb digunakan untuk tujuan yang ilegal, seperti layanan dan kelompok peretasan, layanan penipuan, pornografi ilegal maupun pornografi anak, terorisme, dan tentu saja layanan jual beli yang biasa disebut dengan darkweb market.

Silk Road

Pada tahun 2013 dunia dihebohkan dengan terbongkarnya sebuah situs jual beli darkweb oleh FBI yang mayoritas layanannya digunakan untuk memperdagangkan narkotika.

Situs yang diluncurkan pada tahun 2011 oleh Ross Ulbrucht tersebut bernama Silk Road.

Nama Silk Road sendiri terinspirasi dari nama rute perjalanan dagang bersejarah pada dinasti Han yang terletak antara eropa, India, China dan beberapa negara Afro-Eurasia.

Silk Road pada dasarnya adalah situs berjenis forum, sehingga penjual dan pembeli merupakan anggota terdaftar dari situs tersebut.

Berdasarkan data yang dilansir situs Forbes, dalam kurun waktu setahun, Silk Road memiliki total penjualan tahunan sekitar $22 juta. Selain Amerika Serikat, pengguna Silk Road tersebar di seluruh dunia, seperti Inggris, Australia, Swedia, Russia, dan negara lainnya.

Anonimitas dan privasi merupakan elemen penting yang mendorong para pengedar dan pengguna kini beralih memanfaatkan teknologi.

Meski Silk Road telah dibongkar dan ditutup, beberapa bulan setelahnya muncul kembali dan ditutup kembali pada tahun 2014.

Situs-situs serupa kembali bermunculan seperti yang dilansir situs Bitcoin, antara lain Dream Market, Wall Street dan Point Market.

Jonathan Birk, CEO dari Juliet Bravo Solutions yang melatih para personil pemberantasan darkweb seperti yang dilansir situs FoxNews mengatakan,

Sangat mudah untuk membuat akun, mendaftarkan narkotika, mengirimnya ke pembeli, tidak seperti transaksi konvensional dimana pengedar dan pembeli saling bertatap muka ditempat sepi dan dan gelap seperti gang-gang sempit dan pinggiran kota. Itulah yang mendorong terjadinya peningkatan

Jonathan Birk

Situs-situs darkweb yang berada dalam jaringan darknet mengharuskan penggunanya untuk mengakses jasa tersembunyi untuk koneksi yang anonim, yaitu ekstensi (dot) onion yang merupakan sebuah jasa tersembunyi sehingga sulit untuk terdeteksi.

What makes them so popular?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Marie C. Van Hout dan Tim Bingham yang dipublikasi dalam International Journal of Drug Policy tahun 2013, pada 20 pengguna Silk Road.

Terdapat beberapa motif yang mendorong mereka untuk mendapatkan narkotika secara online, termasuk alasan untuk memanfaatkan situs Silk Road.

Yang pertama adalah rasa penasaran untuk mencoba hal dan cara yang baru, karena pola penggunaan narkotika disini pada dasarnya hanya sebatas penggunaan rekreasional dan pengonsumsian akhir pekan.

Alasan lain yang mendorong mereka memanfaatkan Silk Road adalah mereka menghawatirkan kualitas dan keamanan pribadinya apabila bertransaksi secara langsung.

Hal ini didorong oleh layanan Escrow atau rekening bersama yang diberikan Silk Road sehingga meminimalisir penipuan dan penghitungan uang komisi yang akurat bagi pengedar.

Selain itu keamanan dan anonimitas transaksi terjamin dengan penggunaan Bitcoin atau mata uang virtual yang terkenal memiliki sekuritas yang tinggi.

Untuk mengetahui kualitas produk, biasanya pembeli membaca ulasan dari beberapa transaksi yang berhasil sebelumnya, dan membandingkan dengan harga pasaran lokal.

Alasan lain yang mendorong pengguna menggunakan situs ini adalah produk yang beragam, seperti ganja, codeine, kokain, MDMA, heroin, morfin, psylocybin dan lain sebagainya.

Selain itu terdapat alasan lain seperti kemudahan dalam pengiriman, mayoritas partisipan mengatakan bahwa mereka senang dengan kualitas produk dan pengiriman yang cepat.

Hanya beberapa diantaranya yang memiliki pengalaman buruk, seperti tidak terkirimnya barang karena tertahan imigrasi, atau kualitas produk yang buruk.

Bahkan beberapa pengguna membeli “taster” untuk meyakinkan mereka apabila membeli pada penjual yang belum mereka kenal. Cara yang baru, kenyamanan dan keamanan inilah yang menjadi titik penekanan para pengedar dan pembeli memilih untuk beralih menggunakan fasilitas online ini.


Tentunya, setiap perkembangan teknologi memiliki sisi positif dan negatifnya. Akan tetapi semua kembali pada diri kita sebagai kontrol utama atas setiap tindakan yang kita lakukan.

Apakah ingin menggunakan teknologi digital untuk hal bermanfaat atau malah terjerumus dalam fasilitas seperti darkweb ini.

Sehingga upaya sederhana yang dapat kita lakukan untuk lingkungan terdekat bahkan anak-anak kita adalah dengan memberikan pengawasan dan pembelajaran yang memadai terkait penggunaan teknologi masa kini untuk tujuan positif.


Referensi:

Brewster, T. (2015, Maret 18). A $50m Drug And Gun Dark Web Market Just Disappeared And Millions In Bitcoin With It. Retrieved from Forbes: https://www.forbes.com/sites/thomasbrewster/2015/03/18/evolution-market-a-scam-says-site-pr/#44f08ae7780f
Lott, M. (2018, Oktober 6). Five years after dark web drug market shutdown, sales higher than ever. Retrieved from Fox News: https://www.foxnews.com/tech/five-years-after-dark-web-drug-market-shutdown-sales-higher-than-ever
Silk Road (marketplace). (n.d.). Retrieved from Wikipedia: https://en.wikipedia.org/wiki/Silk_Road_(marketplace)
The ‘deep web’ may be 500 times bigger than the normal web. Its uses go well beyond buying drugs. (2018, Juni 9). Retrieved from MSN: https://www.msn.com/en-us/money/technologyinvesting/the-deep-web-may-be-500-times-bigger-than-the-normal-web-its-uses-go-well-beyond-buying-drugs/ar-BBMWh0G
Van Hout, M. C., & Bingham, T. (2013). ‘Surfing the Silk Road’: A study of users’ experiences. International Journal of Drug Policy, 524-529.
What Is The Difference Between Deep Web, Darknet, And Dark Web? (2017, Februari 11). Retrieved from Fossbytes: https://fossbytes.com/difference-deep-web-darknet-dark-web/

, ,

One response to “Bagaimana Teknologi Merevolusi Peredaran Narkoba”

  1. “Al-Ahliyya Amman University
    AAU Started providing academic services in 1990, Al-Ahliyya Amman University (AAU) was the first private university and pioneer of private education in Jordan. AAU has been accorded institutional and programmatic accreditation. It is a member of the International Association of Universities, Federation of the Universities of the Islamic World, Union of Arab Universities and Association of Arab Private Institutions of Higher Education. AAU always seeks distinction by upgrading learning outcomes through the adoption of methods and strategies that depend on a system of quality control and effective follow-up at all its faculties, departments, centers and administrative units. The overall aim is to become a flagship university not only at the Hashemite Kingdom of Jordan level but also at the Arab World level. In this vein, AAU has adopted Information Technology as an essential ingredient in its activities, especially e-learning, and it has incorporated it in its educational processes in all fields of specialization to become the first such university to do so.
    https://www.ammanu.edu.jo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *