Apakah Benar Saya Pengangguran?


Pandemi Covid-19 yang melanda dunia pada tahun 2020 ini, secara langsung memberikan implikasi pada peningkatan jumlah penangguran di Indonesia.

Tentunya ini menjadi momok bagi para freshgraduate baik di tingkat perguruan tinggi maupun sekolah menengah atas/kejuruan.

Menurut Menteri Ketenagakerjaan, tingkat pengangguran di Indonesia meningkat sebesar 2,67 juta atau sekitar 1,84% jika dibandingkan Agustus tahun lalu.

Lantas, kriteria apa saja sih yang perlu dipenuhi oleh seseorang untuk bisa menyandang gelar pengangguran?

Secara definisi, seperti yang dilansir oleh Kompas dari Sukirno (2007), pengangguran adalah suatu keadaan di mana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum bisa memperolehnya.

Adapun jenis-jenisnya, menurut Hasyim (2016), terdapat 3 jenis pengangguran berdasarkan penyebabnya, antara lain pengangguran friksional, yaitu pengangguran yang disebabkan kesulitan mendapatkan informasi pencari kerja dan lowongan kerja.

Pengangguran Struktural, yang merupakan imbas dari masalah dalam struktur ekonomi, adanya perubahan-perubahan kebutuhan yang tidak sesuai dengan kemampuan pencari kerja.

Dan Pengangguran Siklikal yang disebabkan oleh naik-turunnya siklus ekonomi.

Sedangkan pengangguran berdasarkan ciri-cirinya antara lain, Pengangguran Terbuka, yaitu tenaga kerja yang memang tidak memiliki pekerjaan.

Pengangguran tersembunyi adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu.

Setengah menganggur adalah kondisi dimana tenaga kerja tidak mendapatkan jam kerja yang optimal, biasanya kurang dari 35 jam per minggu.

Dan Pengangguran Musiman yang biasanya ditemui pada sektor pertanian dan perikanan, dimana mereka tidak bekerja karena terikat pada musim-musim tertentu.

Nah, berdasarkan definisi, penyebab, dan ciri-ciri di atas. Apakah saya tergolong menganggur?

Memang betul sampai saat ini saya belum apply pekerjaan kemanapun. Ya, tentu saja saya belum bekerja.

Akan tetapi jika digolongkan dengan ciri-ciri di atas, saya dapat digolongkan ke setengah menganggur. Kenapa?

Karena setiap bulannya saya mendapatkan pekerjaan freelance, yang tentunya tidak full time dan memiliki siklus yang konsisten seperti bekerja di kantor dsb.

Agak bingung memang menjelaskan ini ke tetangga yang selalu menanyakan kenapa saya tidak bekerja. Yang mana terkadang sebenarnya ya, saya bekerja.

Jadi, kalo kamu ditanya kenapa masih nganggur, mau jawab apa?


One response to “Apakah Benar Saya Pengangguran?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *